Flimty Dolok Sanggul, Agen Flimty Dolok Sanggul

Flimty Dolok Sanggul – Usus merupakan organ tubuh yang sangat berpengaruh pada kesehatan, dan juga merupakan organ yang sering mengalami masalah. Salah satu penyebab masalahnya yaitu sering mengkonsumsi makanan yang tidak baik untuk kesehatan.

Banyaknya racun atau toksin yang ada dalam usus juga akan mempengaruhi naiknya berat badan serta membuat perut buncit. Dan yang lebih bahaya lagi jika makanan yang sering dikonsumsi merupakan makanan yang mengandung banyak kolesterol dan zat gula. Dapat menyebabkan penyakit seperti diabetes, obesitas dan penyakit serius lainnya.

Apakah Anda Termasuk Yang Mengalami Hal Berikut ???!!!

  • Mengalami kenaikan atau kelebihan berat badan ?
  • Memiki tubuh yang gemuk dan perut buncit ?
  • Kurang percaya diri karena memiliki ukuran badan yang tidak proposional ?
  • Mengalami obesitas dan sudah merasa tidak sehat ?
  • Mudah kelelahan saat beraktifitas ?
  • Pernah melakukan berbagai macam metode untuk menguruskan badan dan menurunkan berat badan tetapi gagal ?
  • Lalu sekarang anda bingung bertanya – tanya bagaimana cara menurunkan berat badan dan menghilangkan perut buncit ?
Flimty Review
Flimty Review

Flimty Dolok Sanggul

 

Selamat, Anda Berada di Tempat Yang Tepat !!!

Anda sedang beruntung karena berada di waktu dan tempat yang tepat dan menemukan artikel ini. Disini kami akan menjelaskan manfaat Produk Flimty Dolok Sanggul untuk menguruskan badan dan megecilkan perut buncit.

 

Mengenal Flimty Dolok Sanggul

Flimty merupakan Solusi All-in-One yang berarti punya banyak manfaat dalam satu produk dan fungsi utamanya sebagai pelangsing badan. Juga dapat memperbaiki sistem metabolisme Tubuh dengan cara membersihkan/detox racun pada usus dan saluran pencernaan. Dan bisa membersihkan zat atau kandungan berbahaya yang berada di dalam tubuh.

Flimty akan sangat membantu anda untuk mengatasi masalah kesehatan yang Anda alami. Terlebih lagiFlimty bukan produk yang biasa anda temukan di pasaran. System Kerja Flimty yaitu dengan cara mengikat Lemak, karbohidrat dan membuangnya melalui proses BAB sehingga berkhasiat mengurangi Perut Buncit menjadi Kempes.

 

Bermacam Manfaat Dari Mengonsumsi Flimty

  • Flimty dapat menunjang kesehatan tubuh kita terutama kesehatan pencernaan
  • Juga bisa membuat tubuh berada dalam kondisi prima dan tetap sehat
  • Menjaga daya tahan tubuh sehingga lebih kuat dalam beraktifitas
  • Membersihkan toxin atau racun di usus dan pencernaan
  • Dapat mengontrol serta menurunkan kadar kolesterol
  • Berperan untuk menurunkan resiko terkena serangan jantung
  • Selain mengontrol kolesterol, Flimty juga dapat mengontrol gula darah dalam tubuh
  • Bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit ambeien
  • Flimty membantu melancarkan pencernaan serta BAB (Buang Air Besar)
  • Dapat mengecilkan atau menghilangkan perut buncit
  • Dan yang paling utama yaitu Flimty dapat Menurunkan Berat Badan
Cara Konsumsi Flimty
Cara Konsumsi Flimty

Cara Kerja Flimty

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwasannya Flimty memiliki manfaat yang begitu besar dan banyak untuk kesehatan. Pastinya kalian penasaran kan bagaimana cara kerja flimty dalam melibas lemak dan racun yang berada dalam tubuh. Flimty melibas racun dan lemak yang ada dalam pencernaan, mulai dari usus hingga lambung lalu akan dibuang melalui BAB (Buang Air Besar) yang lancer. Flimty mengikat lemak yang berada di saluran pencernaan dengan kandungan Psyllium Husk. Flimty mengikat racun, lemak, toksin dan sisa makanan yang menumpuk di dalam saluran pencernaan. Lalu akan dibuang melalui BAB (Buang Air Besar).

 

Apakah Flimty Dolok Sanggul Aman ?

Flimty diproduksi dengan bahan yang alami dan tentunya sangat aman. Jangan khawatir atas keamanan produk Flimty karena Flimty sudah mendapati banyak sertifikat Legal dari pemerintahan. Berikut ulasan mengenai terjaminnnya Flimty :

  • Badan POM Indonesia

Flimty merupakan produk yang telah mendapatkan kelegalan dari Badan POM Indonesia secara resmi. Nomor sertifikasi BPOM dari Flimty yaitu 867009108323

  • HACCP

Flimty juga telah mendapatkan sertifikat legal dari HACCP. Perlu anda ketahui bahwasannya sertifikat HACCP ini cuma bisa diperoleh oleh produk yang benar-benar aman untuk dikonsumsi dan tidak memiliki kandungan berbahaya apapun.

  • GMP

Flimty juga sudah memiliki sertifikasi GMP. Sebagai bukti bahwa Flimty diproduksi dengan sistem yang sesuai dengan aturan.

  • HALAL MUI

Flimty juga sudah mengantongi sertifikasi Halal dari MUI. Ini membuktikan bahwa proses produksi sekaligus bahan yang digunakan di dalam Flimty selain dijamin aman juga halal.

Flimty Aturan Pakai
Flimty Aturan Pakai

Pemesanan Flimty Dolok Sanggul

Kami melayani pemesanan Flimty dari seluruh wilayah Indonesia. Kami melakukan pengiriman dengan berbagai macam ekspedisi seperti JNT, JNE, Sicepat, POS, dll. Untuk melakukan pemesanan Flimty Dolok Sanggul diharapkan mengisi data atau form yang telah ditentukan seperti nama produk, jumlah, nama pembeli dan alamat pembeli. Anda bisa melakukan pemesanan Flimty Dolok Sanggul melalui Whatsapp maupun Telepon.

Pengiriman Flimty Dari Malang – Jawa Timur

Untuk Pemesanan Flimty Dolok Sanggul Silahkan Klik Tombol Di Bawah Ini

WA Baru

Telp Baru

Flimty Dolok Sanggul


Khasiat Spirulina Si Ganggang Hijau-Biru untuk Kesehatan

Spirulina merupakan jenis tumbuhan mikro ganggang laut yang penuh dengan nutrisi alami. Kamu pasti mengetahu bahwa tumbuhan yang satu ini memiliki banyak sekali manfaat karena beberapa tahun terakhir, spirulina cukup gempar di masyarakat khususnya kaum wanita karena khasiat spirulina untuk kecantikan wajah.Hal tersebut tidak salah, spirulina memang memiliki berbagai kandungan yang bisa mencerahkan kulit, anti-aging, mengatasi jerawat, dan menyehatkan kulit. Akan tetapi, Geng Sehat juga harus tahu bahwa khasiat spirulina ini tidak hanya untuk wajah saja. Ada banyak khasiat siprulina untuk kesehatan.

Khasiat Spirulina untuk Kesehatan

Terdapat kandugan spirulina seperti protein, mineral lengkap, serta asam lemak esensial dan beragam vitamin yang akan bermanfaat bagi tubuh. Jika Kamu penasaran, berikut ini khasiat apa saja yang bisa dihasilkan oleh si ganggang hijau-biru ini.

  1. Menyehatkan Usus

Spriluna mengandung vitamin dan serat, sehingga saat dikonsumsi, tumbuhan ini bisa dicerna dengan mudah dan bermanfaat bagi sistem pencernaan. Pada sebuah riset yang dilakukan pada tikus, spirulina terbukti menjaga kesehatan bakteri pencernaan selama proses penuaan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan khasiat spirulina Kamu bisa menambahkan serbuk spirulina ke dalam jus, sayur ataupun salad.

  1. Antioksidan dan Antiinflamasi

Proses oksidasi bisa merusak sel tubuh. Kerusakan sel bisa mengakibatka inflamasi atau peradangan. Inilah kemudian yang berkontribusi pada timbulnya ragam penyakit  kronis seperti kanker.Khasiat spirulina bisa diandalkan untuk urusan menghalau radikal bebas. Ganggang satu ini punya komponen antioksidan yang disebut phycocyanin. Komponen ini pula yang memberikan spriluna warna biru dan hijau.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah penelitian pada tahun 2016 menemukan fakta menarik dari konsumsi spirulina. Mengkonsumsi ganggang ini secara rutin selama 3 bulan bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Menurunkan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.

  1. Meningkatkan Ketahanan Otot

Kegiatan olahraga berkontribusi pada lemahnya otot. Pada dua studi berbeda, khasiat spirulina diketahui bisa meningkatkan ketahanan ototo sehingga meminimalisir kerusakan atau cedera otot. Spirulina diketahui meningkatkan ketahanan tubuh secara signifikan saat seseorang mengalami kelelahan setelah berolahraga atau beraktivitas.

 

 

  1. Detoksifikasi Logam

Kontaminasi partikel logam sangat mungkin terjadi dan masuk ke dalam tubuh, bercampur dengan aliran darah. Terutama bagi Kamu yang tinggal di perkotaan dengan tingkat polusi yang tinggi. Seperti buruknya kualitas udara Jakarta yang sedang banyak dibicarakan.Mengutip sebuah riset yang menemukan bahwa spirulina bisa membantu proses detoksifikasi dari partikel logam. Sebanyak 24 pasien yang terkontaminasi logam diberikan ekstrak spirulina (250 mg) dan zinc (2 mg) sebanyak 2 kali sehari. Hasilnya, sebanyak 17 pasien mengalami penurunan kadar partikel logam khususnya  arsenik dalam tubuh.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Ekstrak spirulina bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Pada tahun 2016, tinjauan sistematis dan meta analisis menemukan, suplemen spirulina bisa memberikan efek positif pada lipid darah atau lemak pada darah. Dengan begitu, khasiat spirulina diketahui mampu menaikan kadar kolesterol baik alias HDL dan menurunkan kolesterol jahat atau LDL.

  1. Redakan Gejala Alergi

Debu, serbuk sari, atau pecahan kulit binatang biasanya menimbulkan reaksi alergi. Reaksi ini disebut dengan rintisan alergi. Nah, salah satu khasiat spirulina bisa mengurangi reaksi tersebut. Spirulina bisa meredakan peradangan rongga hidung dan menurunkan histamine tubuh. Histamine merupakan zat kimia yang diproduksi sel tubuh ketika mengalami reaksi alergi dan infeksi.

  1. Mengatasi Kanker Mulut

Dalam sebuah penelitian secara acak, sebanyak 87 orang yang mengunyah tembakau dan mempunyai lesi prakanker (leukoplakia) diberikan spirulina hasilnya cukup mencengangkan. Khasiat spirulina ternyata bisa membantu penyembuhan lesi atau luka pada mulut.

  1. Mengurangi Efek Kemoterapi

Bagi yang sedang menjalani kemoterapi, pasti merasakan beberapa efek samping. Seperti efek kepala pusing, tidak napsu makan, sukar tidur, mual dan muntah, tenggorokan kering ataupun kecemasan. Nah, hal tersebut bisa direduksi dengan meminum ekstrak spirulina secara rutin.

  1. Mengatasi Dampak Buruk Antibiotik

Meskipun antibiotik memiiki manfaat bagi tubuh untuk mengobati infeksi, namun zat tersebut bisa menghancurkan organisme yang merugikan dalam tubuh. Antibodi pun bisa membunuh bakteri baik yang disebut sebagai probiotik seperti Lactobasilus acidophilus yang terkadang mengatasi gejala diare. Nah, salah satu khasiat spirlina bagi para peneliti adalah mengurango kemungkinan kerusakan bakteri baik.

Apa Efek Samping Spirulina?

  1. Membahayakan Phenylketonuria

Phenylketonuria adalah kelainan yang didapat secara genetis di mana pasien tidak dapat memproses metabolisme asam amino yang disebut fenilalanin karena kurangnya enzim yang disebut fenilalanin hidroksilase. Gejala yang timbul seperti keterlambatan tumbuh kembang, kejang, hiperaktif, hingga gangguan intelektual. Sayangnya, spirulina mengandung banyak fenilalanin. Efek samping spirulina dapat memperparah gejala phenylketonuria.

  1. Memperburuk Gejala Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun berkembang ketika sistem kekebalan menyerang jaringan sehat di tubuh Anda, menyebabkan kerusakan organ dan peradangan. Artritis, asma, periodontitis, vitiligo, diabetes tipe 2, multiple sclerosis, psoriasis, dan anemia pernisiosa adalah beberapa contoh penyakit autoimun.Seberapa pun tinggi nutrisinya, spirulina tetap merupakan benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Ketika Anda mengkonsumsinya, tubuh bereaksi berlebihan dan mempengaruhi aktivitas sistem kekebalan tubuh. Efek samping spirulina memperburuk gejala penyakit yang sudah ada sebelumnya atau menimbulkan peradangan parah.

  1. Mengganggu Daya Kerja Obat

Spirulina dapat mengganggu daya kerja obat-obatan, terutama imunosupresan, yaitu jenis obat yang digunakan untuk menurunkan atau mengurangi daya tahan tubuh. Obat ini digunakan untuk membuat imun mampu menerima organ transplantasi, seperti hati, jantung, atau ginjal.Seseorang yang menggunakan obat imunosupresan tidak boleh mengonsumsi spirulina. Efek samping spirulina yakni mengurangi kinerja obat dan mengakibatkan komplikasi serius.

  1. Risiko Keracunan Logam Berat

Varietas spirulina tertentu yang diproduksi tanpa standar pengawasan bisa dicemari dengan jejak logam berat, seperti merkuri, kadmium, arsenik, dan timbal. Mengonsumsi spirulina yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipercaya menyebabkan kerusakan pada organ vital Anda, seperti ginjal dan hati. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi fatal karena keracunan logam berat akibat spirulina yang terkontaminasi.

  1. Menyebabkan Gangguan Ginjal

Tubuh kita menghasilkan sejumlah besar amonia yang dapat memecah protein dalam spirulina, yang kemudian diubah menjadi urea. Hal ini memberi tekanan berlebihan pada ginjal untuk mengeluarkan urea dalam jumlah besar dari darah, yang pada akhirnya mengakibatkan penurunan efisiensi ginjal dan bahkan gagal ginjal.

 

Beberapa orang cenderung mengalami peningkatan batu ginjal karena konsentrasi urea yang tinggi dalam sistem ginjal.

  1. Pemicu Edema Dan Berat Badan Fluktuatif

Spirulina diperkaya dengan vitamin, protein, dan mineral. Salah satu mineral yang banyak ditemukan dalam spirulina adalah yodium. Di satu sisi, baik untuk mengambil yodium melalui spirulina, sementara di sisi lain, itu bisa mempengaruhi kelenjar tiroid dan paratiroid Anda. Efeknya lebih terasa pada orang yang mengalami hiperparatiroid.Penumpukan nutrisi dan yodium yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan retensi cairan (edema) di bagian tubuh, ketidakseimbangan dalam kalsium, fosfat, dan penyerapan yodium. Efek samping lainnya termasuk kenaikan atau kehilangan berat badan tiba-tiba, penyakit kardiovaskular, dan lethargy, yaitu gejala yang menyebabkan rasa mengantuk, lelah dan lamban.

  1. Ketidaknyamanan Pencernaan Dan Mual

Mengkonsumsi spirulina dapat menyebabkan perut kembung, menyebabkan kram perut, mual, dan anafilaksis – terutama pada orang yang mengkonsumsinya untuk pertama kalinya. Varietas spirulina penuh dengan kontaminan, seperti microcystins (racun yang dihasilkan oleh ganggang biru-hijau), juga menimbulkan penyakit lambung yang serius seperti dehidrasi akut dan gangguan pencernaan.

  1. Menyebabkan Kecemasan Dan Penyakit Neuron Motorik (MND)

Spirulina yang diproduksi dari sumber liar yang tidak jelas, seperti danau, kolam, dan laut yang tercemar, mengandung unsur beracun. Hal ini menghasilkan bahan kimia neurotoksik seperti β-methylamino-L-alanine, atau BMAA, yang dapat menyebabkan gangguan neurodegeneratif berat seperti penyakit neuron motorik (MND), amyotrophic lateral sclerosis (ALS), Alzheimer, Parkinson, demensia, kecemasan, dan susah tidur alias insomnia.

  1. Risiko Pada Wanita Hamil dan Menyusui

Keamanan spirulina untuk wanita hamil dan menyusui tidak dieksplorasi dengan baik. Oleh karena itu, disarankan agar wanita hamil dan menyusui menghindari konsumsi spirulina atau tetap berada di bawah pengawasan medis yang ketat. Bayi dan anak-anak harus dijauhkan dari suplemen tersebut karena mereka cepat mengembangkan alergi dan reaksi silang yang fatal.

Leave a Comment